BeritaBerita PilihanWarta Parlementeria

Intensitas Komunikasi Daerah, Provinsi, hingga Pusat Penting Dilakukan

2
×

Intensitas Komunikasi Daerah, Provinsi, hingga Pusat Penting Dilakukan

Share this article

Wartakutim.co.id, Sangkulirang – Mendengarkan suara masyarakat secara langsung bukanlah hal yang tabu bagi Agusriansyah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kutai Timur. Baginya hal itu merupakan kewajiban utama bagi seorang anggota legislatif yang duduk di Gedung Dewan di Komplek Perkantoran Bukit Pelangi.

Dalam sekali reses ia mengaku minimal harus terjun ke tiga desa dan tiga kecamatan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) IV. Mengingat luasan wilayah yang ada di dapil tersebut amatlah luas, dan tidak dapat dibandingkan dengan wilayah Sangatta Utara.

“Itu bedanya dengan Sangatta Utara, minimal terjun ke tiga desa sudah dapat satu kecamatan. Kita tetap tidak bisa meninggalkan Sangkulirang, Sandaran, Karangan, Kaubun maupun Kaliorang sebagai wilayah pengabdian,” tegas pria bertubuh besar ini.

Walaupun dirinya memahami benar, usulan-usulan yang muncul dari masyarakat pesisir tidak jauh bergeser dengan usulan sebelumnya. Mengingat belum mampu terealisasi secara menyeluruh, tetapi pengabdian tidak boleh berhenti untuk mewujudkan cita-cita dan keinginan masyarakat.

“Kita tidak akan berhenti memperjuangkan dapil, karena memang Kutim geografisnya setara dengan Jawa Barat. Mereka dengan jumlah APBD mencapai Rp 60 triliun, sementara dengan luasan yang sama APBD hanya diangka sedikit mencapai Rp 3 trilun. Memang dibutuhkan sinergisitas dengan program dari pusat,” tukasnya.

Agusrianysah menambahkan harus ada grand design terkait infrastruktur ini, yang mana program yang bisa dimaksimalkan perjuangannya melalui anggaran pusat dan mana program dapat dikerahkan secara maksimal dari anggaran daerah.

“Tentu untuk daerah, dapat diperjuangkan melalui program yang dikawal lewat anggaran Provinsi dan Kabupaten. Sehingga dapat simultan atau berjalan berbarengan, untuk itu penting intenstas komunikasi antara daerah hingga pusat,” tutupnya saat di wawancarai wartakutim.co.id (ADV-DPRD/Imr/Wal)