AdvetorialArtikel

Pesta Laut Pesisir Nusantara 2024: Tradisi Kebudayaan Samboja yang Memikat Ribuan Pengunjung

25
×

Pesta Laut Pesisir Nusantara 2024: Tradisi Kebudayaan Samboja yang Memikat Ribuan Pengunjung

Share this article

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama masyarakat Kecamatan Samboja, menggelar ritual adat budaya Pesta Laut, Melarung dan Berlimbur, pada Sabtu, 2 Maret 2024. Prosesi adat dalam rangkaian Pesta Laut “Pesisir Nusantara 2024”, dihadiri ribuan masyarakat, termasuk Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin.

Ketua Adat Pesta Laut, Asnawi menjelaskan prosesi ritual adat dalam pesta laut telah digelar sejak 2018 oleh Pemkab Kukar, yang dirangkai dengan beragam kegiatan lainnya. Asnawi menjelaskan, ritual Pesta Laut mempunyai makna yang mendalam terhadap rasa syukur atas limpahan rezeki, terutama yang berasal dari hasil tangkapan nelayan di laut pesisir Kukar.

“Ini tanda syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berlimpahnya tangkapan nelayan selama ini,” katanya.

Dia melanjutkan penjelasan dalam prosesi adat pesta laut ada sejumlah ritual yang dilakukan. Antara lain melarungkan hasil tangkapan nelayan ke laut dan melakukan kegiatan belimbur atau proses siram-siram air bersama masyarakat. “Berlimbur untuk membersihkan para nelayan dan masyarakat menggunakan air,” jelasnya.

Dikonfirmasi setelahnya, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin merasa senang karena masyarakat Samboja sangat antusian yang hadir untuk bersama-sama melakukan ritual Pesta Laut. Bahkan, Rendi Solihin juga terlibat dalam ritual berlimbur bersama masyarakat.

“Antusias masyarakat luar biasa, ini mirip dengan sedekah bumi dan di ikuti warga Samboja,” ucap Rendi.

Rendi memastikan pesta laut akan digelar rutin setiap tahunnya, sebagai wujud dungkungan Pemkab Kukar terhadap pelestarian kebudayaan nusantara. Ia kemudian mengatakan tahun ini pesta laut Samboja akan berlangsung selama lima hari, di mulai pada 1 – 5 Maret 2024.

Selain itu kata pria ini sejumlah artis tanah air akan menghibur masyarakat selama pesta laut berlangsung. Antara lain Ghea Youbi, Caca Handika, hingga Guyon Waton, ditambah dengan kemeriahan bazar yang di ikuti ratusan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Nur, salah satu masyarakat, mengaku sangat senang dengan kemeriahan Pesta Laut. Ia pun berharap Pesta Laut di tahun selanjutnya bisa lebih meriah.

“Yang jelas saya ucapkan terima kasih kepada wakil bupati yang sangat peduli dengan masyatakat Samboja, semoga tahun depan bisa lebih meriah,” pungkasnya. (*adv/diskominfokukar)