AdvetorialArtikelKominfo Kukar

Safari Subuh di Kembang Janggut, Bupati Edi Serahkan Bantuan Ibadah

4
×

Safari Subuh di Kembang Janggut, Bupati Edi Serahkan Bantuan Ibadah

Share this article

Safari subuh menjadi rutinitas bagi Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah. Bahkan, safari subuh yang dilaksanakan sering kali dirangkai dengan kegiatan sosial. Salah satunya dengan memberikan bantuan perlenglapan untuk ibadah.

Tepat pada hari Sabtu (11/5/2024), safari subuh tersebut berlangsung di Langgar Ar Rahman Kecamatan Kembang Janggut. Pada kesempatan itu, Bupati Edi juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk rumah ibadah. Yakni, 5 rol ambal, 1 unit warles, 20 mukena, 10 yasin dan 10 Al Quran. Bantuan rersebut diserahkan langsung kepada Marbot Langgar Ar Rahman, Musrin.

Ucapan terima kasih kepada marbot dan seluruh takmir atata apresiasinya mewakafkan waktu untuk mengurus rumah ibadah tersebut juga disampaikan oleh Bupati Edi.

“Orang-orang yang mewakafkan waktunya untuk mengurus rumah ibadah merupakan pilihan dan panggilan hati nurani, dengan kesadaran yang sudah tingkat tinggi,” ujar Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Disebutnya, bahwa keberadaan rumah ibadan pemanfaatannya tidak hanya untuk memfasilitasi kegiatan ibadah wajib saja, tetapi ada kegiatan-kegiatan agama seperti belajar Al Quran.

Hal itu juga sejalan dengan program Kukar Idaman, yang salah satu fokusnya untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya.

“Jadi bagaimana mencapai sumber daya manusia yang berakhlak mulia diperlukan peran penting dari semua pihak, baik itu di pendidikan formal maupun di pendidikan-pendidikan non formal serta pengajian-pengajian yang sudah dilakukan di masjid maupun pondok-pondok pesantren,” sebutnya.

Bahkan, mengaji atau membaca kitab suci juga dijadikan salah satu syarat untuk seleksi jabatan dalam rangka mengisi kekosongan pejabat di ruang lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.
“Nanti kalau ingin ikut seleksi jabatan, maka akan dites mengajinya ditingkat apa. Masih Iqra atau sudah Al Quran, yang terpenting masih mau belajar,” pungkasnya. (*adv/diskominfokukar)