Berita Pilihan

Yan Soroti Pentingnya Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Telen

337
×

Yan Soroti Pentingnya Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Telen

Share this article

Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur, Yan, menilai kondisi infrastruktur di Kecamatan Telen masih jauh dari memadai, terutama jalan penghubung antar desa. Ia menyebut ada enam desa di seberang, seperti Long Noran, Long Segar, Long Melah, Kernyanyan, Rantau Panjang, dan Marah Haloq, yang membutuhkan perhatian serius.

“Pembangunan jalan sangat penting untuk mereka agar aktivitas masyarakat lebih lancar,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

Yan meminta pemerintah daerah mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur, khususnya program multiyears yang sedang berjalan di Kecamatan Telen. Menurutnya, beberapa proyek jalan di daerah tersebut belum sepenuhnya selesai, termasuk jalan dari Kecamatan Telen menuju jalan poros.

“Jalan itu belum tuntas. Saat ini sudah hampir rampung dan diharapkan akhir tahun ini selesai untuk bagian sepanjang enam kilometer. Itu bagian dari anggaran multiyears,” jelas Yan.

Selain pembangunan jalan, Yan juga menyoroti pengerjaan Jembatan Telen yang masih dalam tahap pondasi. Ia berharap jembatan tersebut dapat selesai sepenuhnya pada tahun 2025 agar konektivitas wilayah semakin baik.

“Jembatan Telen masih dalam proses pengerjaan pondasi kiri dan kanan. Proyek ini ditargetkan rampung pada 2025,” ungkapnya.

Ia bersama pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proyek multiyears dapat terealisasi sepenuhnya dalam dua tahun ke depan. Yan menegaskan DPRD dan pemerintah daerah telah sepakat untuk melanjutkan proyek-proyek yang menjadi prioritas pembangunan.

“Anggaran pemerintah terserap untuk proyek ini, dan pemerintahan saat ini telah berjanji melanjutkan proyek multiyears hingga tuntas,” pungkasnya.

Yan optimis jika seluruh proyek selesai sesuai target, infrastruktur di Kecamatan Telen akan semakin mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.