Kominfo KutimPemerintahan

DLH Kutim Gencarkan Sosialisasi Jam Buang Sampah

319
×

DLH Kutim Gencarkan Sosialisasi Jam Buang Sampah

Share this article

Kutai Timur – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait waktu pembuangan sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kutai Timur berencana melakukan sosialisasi melalui tempat-tempat ibadah.

Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah, Dewi Dohi, mengatakan bahwa masih banyak warga yang belum memahami aturan waktu pembuangan sampah sebagaimana diatur dalam Perda, yaitu mulai pukul 18.00 hingga 06.00 pagi.

“Sering kali masyarakat membuang sampah di luar jam yang diperbolehkan. Jadi, kami akan melakukan pendekatan yang lebih langsung, salah satunya lewat tempat ibadah,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Menurutnya, tempat ibadah memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi. Pihaknya akan memanfaatkan momen menjelang azan, sebelum salat Jumat, dan selepas salat Subuh untuk menyampaikan imbauan.

“Kami menilai tempat ibadah sangat efektif, karena masyarakat berkumpul di sana dan pesannya bisa langsung diterima,” jelas Dewi.

Langkah ini juga merupakan upaya mempercepat penyebarluasan informasi tanpa hanya mengandalkan surat edaran yang kadang berhenti di tingkat RT.

“Kadang surat sudah kami sebarkan, tapi tidak diteruskan ke warga. Dengan pengumuman langsung lewat masjid dan gereja, informasi bisa lebih cepat sampai,” tambahnya.

DLH juga berencana bekerja sama dengan para tokoh agama dan lembaga keagamaan agar pesan kebersihan menjadi bagian dari edukasi moral.
“Menjaga kebersihan itu bagian dari ibadah. Jadi, kami ingin pesan itu hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sosialisasi ini sekaligus menegaskan komitmen DLH dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas sampah.

Selain edukasi, DLH juga akan menertibkan lokasi pembuangan pembohong yang masih ditemukan di beberapa titik di Sangatta. Pengawasan akan dilakukan secara rutin bersama petugas lapangan.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama. Kami ingin membangun budaya tertib buang sampah,” tegas Dewi.(Adv/Kominfo)