Kutai Timur-Menjelang anggaran akhir tahun, Dinas PUPR Kutai Timur terus memacu penyelesaian berbagai proyek infrastruktur. Meski waktu pelaksanaan semakin sempit dan ada isu pemangkasan dana transfer dari pusat, PUPR memastikan seluruh pekerjaan tetap berjalan maksimal.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, mengatakan, waktu yang tersisa sekitar dua bulan ini akan dimanfaatkan seefisien mungkin. “Kita maksimalkan semua sumber daya yang ada, baik di lapangan maupun di kantor,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).
Ia mengakui, akhir tahun memang menjadi masa sibuk bagi pelaksana proyek. “Waktunya mepet, jadi perlu kerja ekstra. Semua kita padukan supaya target bisa tercapai,” katanya.
Menurutnya, apabila ada pekerjaan yang belum rampung karena faktor cuaca atau kondisi lapangan, penyelesaiannya akan disesuaikan dengan kemajuan di lapangan.
“Kalau belum selesai, kita sesuaikan dengan prestasi pekerjaannya,” jelasnya.
Ia menegaskan, PUPR tidak akan memaksakan proyek hanya demi target waktu. “Yang penting kualitas tetap terjaga, karena ini untuk jangka panjang,” katanya.
Terkait isu pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat, ia menilai PUPR sudah menyiapkan strategi antisipasi. “Kalau pun ada penyesuaian, proyek prioritas tetap jalan,” ujarnya.
Menurutnya, infrastruktur merupakan program strategi daerah yang masuk dalam visi-misi Bupati Kutai Timur. “Program ini tidak bisa dihentikan karena menyangkut kepentingan banyak orang,” tegasnya.
PUPR memastikan kegiatan pemeliharaan jalan dan pembangunan baru tetap menjadi prioritas tahun depan. “Kalaupun ada efisiensi, tidak akan menyentuh sektor utama,” katanya.
Ia juga menyebut, koordinasi dengan pihak penyedia jasa dan pengawas proyek terus diperkuat agar tidak terjadi keterlambatan yang signifikan. “Kita kawal semua supaya tetap sesuai jadwal,” ujarnya.
Menurutnya, kunci keberhasilan pelaksanaan proyek akhir tahun adalah disiplin dan komunikasi yang baik antarbidang. “Kalau semua fokus, hasilnya juga maksimal,” katanya.
PUPR optimistis seluruh target pembangunan 2025 dapat dituntaskan dengan baik meski banyak tantangan. “Insyaallah, semua bisa selesai tepat waktu dengan hasil terbaik,” tutupnya.(Adv/Kominfo)













