Kominfo KutimPemerintahan

Festival Pesona Budaya Kutim Resmi Ditutup, Bupati Ardiansyah Sulaiman Janjikan Eksplorasi Lebih Lanjut

332
×

Festival Pesona Budaya Kutim Resmi Ditutup, Bupati Ardiansyah Sulaiman Janjikan Eksplorasi Lebih Lanjut

Share this article

Kutai Timur – Festival Pesona Budaya Kutai Timur (Kutim) yang telah memukau masyarakat selama tiga hari, resmi ditutup pada Minggu malam (23/11/2025) di Helipad Bukit Pelangi. Penutupan acara ditandai dengan apresiasi tinggi dari Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, terhadap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari penyelenggara hingga para pegiat budaya.

Festival tahun ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya fokus secara eksklusif pada kekayaan budaya Kutim, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sering dikaitkan dengan perayaan hari jadi kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan bahwa fokus baru ini berhasil menciptakan nuansa budaya tersendiri.

“Pada malam hari ini ini adalah hari atau kegiatan yang pertama terkait dengan Festival Pesona Budaya yang kita buat sedemikian rupa sehingga menjadi tampilan-tampilan yang eksotik, tampilan-tampilan yang memberikan nuansa budaya tersendiri,” ujar Bupati.

Festival ini sukses menyuguhkan beragam tampilan, mulai dari budaya pesisir dan pedalaman Kutai Timur, hingga representasi budaya-budaya nusantara. Penampilan budaya Tarsul, kesenian klasik Kutai, menjadi salah satu daya tarik utama.

Bupati menyampaikan terima kasih mendalam kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh pegiat budaya atas edukasi dan tampilan yang disuguhkan. Ia menegaskan kembali pentingnya pelestarian budaya.

“Budaya adalah cerminan kehidupan masyarakat yang telah ada berabad-abad lamanya di Kutai Timur,ungkapnya.

Sebagai komitmen ke depan, Bupati Ardiansyah berjanji akan terus menggali dan melestarikan kekayaan budaya Kutim melalui berbagai upaya, termasuk meneruskan penyelenggaraan festival, mengadakan edukasi budaya seperti seminar, serta melakukan penelitian-penelitian budaya, mengingat banyaknya situs peninggalan sejarah di Kutim.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman juga menyampaikan sebuah harapan besar.

“Kutai Timur dapat segera memiliki Museum yang tidak hanya menyimpan sejarah dan budaya, tetapi juga menggambarkan perjalanan perkembangan Kutai Timur hingga saat ini,’’ jelasnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengapresiasi masyarakat yang antusias menyaksikan festival. Meskipun mengakui belum semua budaya dapat ditampilkan secara berurutan, ia berharap Festival Pesona Budaya tahun depan dapat menyuguhkan pesona yang lebih lengkap.

Ia juga menekankan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk tidak melupakan akar budaya di tengah gempuran perkembangan modern.

Ia juga menekankan komitmen pemerintah untuk “tidak meninggalkan budaya-budaya asal dan klasik,” meskipun perkembangan budaya modern terus terjadi. Ia berharap pada tahun depan, Festival Pesona Budaya dapat menyuguhkan pesona yang lebih banyak dan lengkap.

“Saya kira ini yang bisa saya sampaikan dan dengan mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin,” tutup Bupati, menandai berakhirnya Festival Pesona Budaya Kutai Timur tahun ini.(Adv/Kominfo)