Warta Parlementeria

DPRD Kutim Desak Bappeda Data Ulang Kantong Parkir Sangatta, Soroti Belum Optimalnya Retribusi

336
×

DPRD Kutim Desak Bappeda Data Ulang Kantong Parkir Sangatta, Soroti Belum Optimalnya Retribusi

Share this article

Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur dari Fraksi Partai Gerindra, David Rante, menyoroti belum optimalnya pengelolaan dan pendataan kantong-kantong parkir di Sangatta. Hal ini diungkapkan David Rante usai rapat dengar pendapat dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), yang menunjukkan minimnya lokasi parkir resmi yang terdata dan beroperasi sesuai regulasi.

David Rante, yang merupakan anggota Komisi B, mengungkapkan bahwa data yang dimiliki Bappeda saat ini baru mencatat dua lokasi parkir yang terdata, salah satunya di STC. Padahal, potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir cukup besar.

“Kami sudah meminta agar Bappeda segera melakukan pendataan ulang dan membuat tindak lanjut regulasi yang sudah ada. Memang ada beberapa tempat yang perlu didiskusikan lebih lanjut, misalnya seperti Indomaret, yang memang di regulasi sebelumnya ada ketentuan parkir gratis,” jelas David Rante, Senin (24/11/2025).

Kondisi ini menimbulkan kerugian bagi daerah karena banyak titik parkir yang tidak masuk dalam sistem retribusi resmi, sehingga pemasukan tidak optimal. David Rante menekankan bahwa fokus utama adalah memastikan semua potensi parkir dapat tertib dan diawasi.

“Kita minta supaya semuanya itu bisa ditertibkan. Lebih optimal,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa penertiban ini tidak hanya berlaku untuk lahan parkir yang dikelola, tetapi juga tempat-tempat usaha yang seharusnya telah menyertakan biaya parkir dalam pajak dan izin restribusi mereka.

“Memang ada regulasinya. Kalau memang disiapkan untuk memang [parkir], artinya parkirnya itu sudah ada di dalam pajak dan izin restribusi yang agak tanggung,” tutupnya, menekankan pentingnya sinergi antar-OPD untuk memastikan penerapan aturan parkir dapat berjalan maksimal di Kutai Timur.(Adv/DPRD)