OlahragaPemerintahan

Viking Borneo Gelar Liga Mini Soccer, 12 Tim Siap Tempur ‎

584
×

Viking Borneo Gelar Liga Mini Soccer, 12 Tim Siap Tempur ‎

Share this article

‎Kaltim12.com, KUTIM – Ajang Viking Borneo Sangatta Mini Soccer League 2025 resmi digelar dan menghadirkan antusiasme tinggi dari para pelajar Kutai Timur.Kompetisi yang berlangsung pada 28–29 November ini diikuti 12 tim pelajar dari berbagai sekolah yang ada di Kutim.

‎Pembina Viking Borneo, Pandi Widiarto, yang menegaskan bahwa turnamen ini adalah wadah penting bagi generasi muda untuk berkembang dan mengejar mimpi di dunia olahraga.

‎“Adik-adik sekalian adalah representasi masa depan Kutai Timur. Mimpi menjadi atlet profesional itu sangat mungkin. Tinggal effort kalian dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Pandi, Jumat (28/11/2025) .

‎Ia juga menyoroti perkembangan pesat olahraga di Kutim, termasuk keberadaan klub profesional Persegi Kutai Timur yang kini menjadi kebanggaan daerah. Pandi berharap ke depan pemain-pemain asli daerah dapat mengisi skuad klub tersebut, dimulai dari pembinaan di turnamen seperti ini.

‎Selain itu, Pandi mengumumkan rencana pembentukan Komisi Mini Soccer Indonesia (KSMI) yang akan menjadi wadah khusus pembinaan cabang mini soccer. “Tahun depan kalau perlu kita buat sistem liga. Semakin banyak ruang bagi kalian untuk berkembang,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kadispora Kutai Timur, Basuki Isnawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta atas terselenggaranya event ini. Ia menyebut pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar olahraga menjadi ruang positif bagi generasi muda.

‎“Kita punya stadion hebat, kawasan olJagalah sportivitas. Kalau ribut, tahun depan kita tidak bikin lagi,” tegas Basuki.

‎Ia juga membuka kesempatan agar turnamen ini berkembang lebih luas dengan melibatkan komunitas suporter lainnya sehingga olahraga di Kutim makin solid dan maju.

‎Dengan resmi dibukanya kompetisi, 12 tim pelajar kini siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka selama dua hari pelaksanaan.

‎Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang persaingan, tetapi juga memperkuat silaturahmi serta melahirkan bibit-bibit atlet masa depan Kutai Timur.(Ciaa/*)