Berita PilihanPemerintahan

Hadapi Nataru, Forkopimda Kutim Fokus Stabilitas Harga, Jalan, dan Cuaca Ekstrem

570
×

Hadapi Nataru, Forkopimda Kutim Fokus Stabilitas Harga, Jalan, dan Cuaca Ekstrem

Share this article

Kaltim12.com, KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus pada 8 Desember 2025. Rakor ini menjadi langkah konsolidasi awal Pemkab Kutim dalam mempersiapkan pengamanan dan mitigasi menjelang masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi tingkat nasional yang bertujuan menyamakan gerak seluruh instansi dan stakeholder daerah dalam menjaga stabilitas selama libur panjang akhir tahun.

“Rakor ini kita lakukan sebagai kelanjutan dari pembahasan nasional. Fokusnya pada pengamanan Nataru dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana,” kata Ardiansyah, 01 Desember 2025.

Beberapa poin krusial yang akan dibahas meliputi pengendalian inflasi dan stabilitas harga bahan pokok, serta kesiapan infrastruktur. Menurut Bupati, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dipanggil untuk memaparkan langkah teknis antisipasi, mencakup kesiapan sembako, kondisi jalur transportasi, drainase, hingga optimalisasi fasilitas umum yang rawan terdampak cuaca ekstrem.

Selain itu, koordinasi lintas sektor seperti TNI, Polri, Basarnas, Damkar, dan lembaga kesehatan akan diperkuat untuk memastikan respons penanganan darurat berjalan cepat dan terukur.

Untuk kesiapsiagaan bencana, Bupati menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memaksimalkan penyebaran informasi kebencanaan.

“Seluruh videotron di Kutim akan menampilkan data prakiraan cuaca dari BMKG selama dua bulan, mulai akhir November hingga Januari 2026,” jelas Ardiansyah.Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman

Langkah ini diambil agar masyarakat dapat memperoleh peringatan dini secara mudah, cepat, dan akurat, serta dapat mengantisipasi aktivitas selama periode Nataru. Ardiansyah berharap rakor ini dapat menghasilkan langkah konkret untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat Kutim selama perayaan Nataru. (Ciaa)