Kaltim12.com,KUTIM – Sebuah kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Road 9 arah Jl Soekarno Hatta tepat setelah Kantor PMI Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Rabu (28/1/2026) malam.
Insiden tersebut merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor berusia 25 tahun yang meninggal di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu melibatkan satu unit bus Mercedes Benz berwarna putih dengan nomor polisi L-7646-UA dan sepeda motor Yamaha Mio 125 warna biru hitam.
Korban diketahui berinisial A, yang mengalami luka berat pada bagian dada dan leher akibat benturan keras.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan, jajaran Polres Kutim langsung merespons laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110.
Personel kepolisian segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Begitu laporan diterima, anggota langsung menuju TKP untuk mengevakuasi korban, mengamankan lokasi, serta mengatur arus lalu lintas,” ujar AKBP Fauzan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal, kecelakaan bermula saat bus yang dikemudikan Abdul Asis melaju dari arah Bengalon menuju Jalan Yos Sudarso IV dengan kecepatan sedang. Pada saat bersamaan, sepeda motor korban datang dari sisi kiri bus dengan kecepatan cukup tinggi.
Diduga kuat, korban kehilangan kendali saat berusaha menghindari lubang di badan jalan. Sepeda motor oleng, pengendara terjatuh, lalu terseret masuk ke kolong bus hingga terjadi benturan fatal.
Kapolres menambahkan, kondisi jalan di lokasi kejadian tergolong sempit dan berlubang, dengan volume kendaraan yang masih cukup ramai meski malam hari. Minimnya pencahayaan turut memengaruhi jarak pandang pengendara.
“Faktor kondisi jalan dan visibilitas pada malam hari sangat berpengaruh terhadap terjadinya kecelakaan,” jelasnya.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kudungga Sangatta untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, bus tidak mengalami kerusakan berarti, sedangkan sepeda motor korban mengalami lecet pada bagian depan kanan.
Dalam penanganan insiden tersebut, Polres Kutai Timur melibatkan personel Pamapta Regu III, Piket Laka Lantas, Patroli Sat Samapta, serta Piket Beat. Petugas juga melakukan pendataan saksi-saksi guna kepentingan penyelidikan.
AKBP Fauzan Arianto mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara, khususnya di ruas jalan dengan kondisi permukaan yang tidak rata.
“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.













